anga, Kantor Gubernur Riau, Kamis (6/8/2026).
Program apresiasi ini terselenggara berkat kolaborasi antara Pemprov Riau, PT Riau Petroleum (Perseroda), dan BRK Syariah sebagai bentuk dorongan moral serta spiritual bagi para pelayan masyarakat yang berdedikasi tinggi.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan wujud rasa hormat dan kepedulian pemerintah terhadap insan yang konsisten menunjukkan keteladanan, kejujuran, serta prestasi di bidangnya. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditopang oleh pembangunan fisik, melainkan juga integritas para pengabdi masyarakat.
"Guru yang mendidik dengan hati dan kepala desa yang menjaga amanah adalah fondasi penting bagi kemajuan Riau. Semoga apresiasi ini menjadi penyemangat untuk terus menebarkan nilai-nilai kebaikan," tutur SF Hariyanto.
Salah satu penerima penghargaan, Kepala Desa Sungai Intan (Kabupaten Indragiri Hilir) Ahmad Efendi, mengaku tidak menyangka akan menerima hadiah ibadah umrah atas keberhasilannya menerapkan program Desa Antikorupsi. Ia menyebut keberhasilan desanya tak lepas dari bimbingan KPK, DPMD, serta Inspektorat Provinsi Riau.
Rasa haru dan syukur juga disampaikan Eva Susanti, guru SLB Negeri Pembina Pekanbaru. Ia menilai penghargaan ini menjadi amanah besar baginya untuk terus memberikan pendampingan dan pendidikan terbaik bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Melalui program ini, Pemprov Riau berharap dapat memotivasi seluruh elemen masyarakat dan aparatur sipil untuk terus bekerja dengan penuh integritas dan tanggung jawab.