![]() |
| Foto : Ricardo S Gudli Bintang |
SUMATERA UTARA — Gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami erupsi hebat. Gunung api tersebut menyemburkan kolom abu vulkanik hingga ketinggian 3,5 kilometer (3.500 meter) di atas puncak.
Erupsi ini melontarkan material abu tebal berwarna kelabu hingga kehitaman yang membubung tinggi dan tertiup angin ke arah barat dan barat daya. Guguran material dan awan panas guguran juga teramati membendung area lereng gunung.
Pihak Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Sinabung imbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di dalam radius zona merah yang telah ditentukan. Warga yang berada di sekitar DAS (Daerah Aliran Sungai) juga diimbau mewaspadai potensi bahaya lahar dingin, terutama saat hujan deras turun di area puncak.
Selain itu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk selalu menggunakan masker dan kacamata guna menghindari dampak buruk paparan abu vulkanik terhadap kesehatan pernapasan dan mata.
Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Sinabung masih terus dipantau secara ketat oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Warga diminta tetap tenang namun selalu waspada serta mengikuti petunjuk dan arahan dari pemerintah daerah serta instansi berwenang.
